EVALUASI KESESUAIAN DOSIS INSULIN PADA PROLANIS BERDASARKAN LITERATUR DI RUMAH SAKIT X TAHUN 2019

Nadliyatul Umah, Ainun Muthoharoh, Wulan Agustin Ningrum, Wirasti Wirasti

Abstract


Kasus penyakit diabetes melitus di Kabupaten Batang pada urutan dua setelah penyakit hipertensi. Jumlah prevalensi penyakit diabetes melitus sebanyak 17,53%. Kesesuaian dosis insulin sangat diperlukan, apabila tidak sesuai hiperglikemik tidak terkontrol. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi kesesuaian dosis insulin pada prolanis selama menjalani perawatan diabetes melitus. Metode yang digunakan yaitu deskriptif retrospektif univariat. Kriteria insklusi yaitu data rekam medik pasien yang mempunyai riwayat diabetes melitus yang menjalani prolanis dan menggunakan insulin. Kriteria eksklusi yaitu rekam medik yang tidak lengkap. Hasil dari evaluasi kesesuaian dosis berdasarkan literatur Standard of Medical Care In Diabetes 2018, Drug Information Handbook 19th Edition (Lacy dkk, 2010), The Renal Drug Handbook, MIMS edisi 17, ISO volume 51 yang sesuai sebanyak 100%, kemudian berdasarkan guideline Comparison of 2 intravenous insulin protocols : glycemia variability in critically ill patients yang sesuai sebanyak 34,1% dan guideline Update On Management Of In-hospital Hyperglycemia yang sesuai sebanyak 27,1%. Hasil dari karakteritik prolanis di RS X yaitu pada kelompok usia 60-74 tahun (lansia) sebanyak 49,4%, jenis kelamin lebih banyak laki-laki yaitu 52,9%, hasil diagnosa pasien prolanis yang paling banyak yaitu diabetes militus komplikasi 52,9%, jenis insulin yang sering diberikan untuk pasien prolanis yaitu novomix 30 flexpen sebanyak 84,7%, dan tingkat kepatuhan pasien prolanis yaitu 100%. Bagi pengguna insulin sebaiknya mengikuti anjuran dari program prolanis dan menjaga pola hidup yang sehat agar terapi insulin berhasil.



DOI: http://dx.doi.org/10.37874/ms.v5i1.159

Click to see detail of visits and stats for this site