Aktivitas Senyawa Bioaktif Ekstrak Bunga Teratai Putih (Nymphaea alba L) terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus dengan Metode Bioautografi

Ningsih Samsy Dhuha, Abdul Wahid

Abstract


Teratai putih (Nymphaea alba L) adalah tanaman yang memiliki banyak kandungan senyawa kimia sehingga banyak masyarakat menjadikannya sebagai obat tradisional. Salah satunya adalah antibakteri tetapi belum ada penelitian yang melakukan penelitian tentang senyawa yang dapat sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol Bunga Teratai Putih  terhadap pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus secara bioautografi kontak. Berdasarkan hasil KLT diperoleh bercak noda yang tidak begitu jelas, tetapi setelah diamati dibawah sinar UV 366 nm diketahui bahwa pada ekstrak eter Bunga Teratai Putih (Nymphaea alba L) terhadap Pseudomonas aeruginosa memperlihatkan aktivitas menghambat dengan diameter hambatan 8,33 mm. Sedangkan pada Staphylococcus aureus memperlihatkan aktivitas menghambat dengan dimeter hambatan 8,45 mm. Sedangkan pada ekstrak n-butanol Bunga Teratai Putih (Nymphaea alba L) terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus tidak didapatkan senyawa yang dapat menghambat Staphylococcus aureus. Dari hasil KLT yang telah dilakukan senyawa bioaktif dari ekstrak Bunga Teratai Putih (Nymphaea alba L) yang bertindak sebagai antibakteri yaitu senyawa flavanoid. Hal ini dilihat dari bercak dengan nilai Rf dan noda dari senyawa.



DOI: http://dx.doi.org/10.37874/ms.v5i1.151

Click to see detail of visits and stats for this site